Helm ga Penting ah !!

dsc01395.jpg

Setiap hari berkendara ada saja penampakan mereka yang menganggap keselamatan itu adalah hal sepele. Tiga tes kasus dari tiga penampakan di jalan raya yang saya hampiri memilliki jawaban yang seragam tentang fungsi helm, yaitu “TIDAK PENTING”.

1.Di perempatan Grogol menuju arah Daan Mogot. “mbak pake donk helmnya?!” sembari melihat gemas si perempuan menenteng helm half face sementara si pria cuek bebek. “ga ah mas! dah deket kok!”
2.Di jalur menuju stasiun Senen. Si pria terus menggerutu agar si pembonceng mengenakan helm cetoknya. Saya lalu pun meminta juga, “ya udah pake aja deh mbak helmnya?!” sembari terus melirik wajah cantiknya yang terus menenteng helm cetoknya. Jawabannya tetap “ga usah ah!”
3.Di jalur menuju Pemancingan Pd.Kopi, “loh, mbak … kok ga pake helm ?”, wajah manisnya hanya cengar-cengir tanpa memperhatikan si kecil yang duduk di depannya sekalipun.

Dengan kata lain, piranti HELM dari tiga tes tadi bukanlah sebuah piranti yang penting bukan ? Manajemen resiko yang seharusnya dipahami oleh pengendara maupun pembonceng menjadi poin yang tidak perlu diketahui pendalamannya. Apa yang terjadi jika mereka terjatuh dan mereka terluka tanpa proteksi sedikitpun. Mereka mau menyalahkan siapa selain diri mereka sendiri. Jika mereka selamat dari dan ke tempat tujuan, itu hanyalah sebuah keberuntungan semata dan bukan dari skill atau pemahaman mereka dari konsep Aman Berkendara. Ironis !!

Mari tetap mengenakan helm saat berkendara di jalan raya, pahami dan kenali situasi jalan raya di sekeliling anda dan buatlah daftar resiko yang bisa saja membuat anda terluka. Helm ada untuk dipakai dan bukan hanya sekedar aksesoris dan bahan bergaya.

<HELMET ON CAMPAIGN>

pic : pribadi

Advertisements

Women’s Riding School

Entah kenapa dari soundtrack dan deru yang terdengar dari video ini benar-benar menunjukan bahwa berkendara roda dua adalah sebuah aktifitas yang teramat menyenangkan.

Video ini terfokus pada “lady bikers” yang tengah mendapatkan tambahan pelajaran tambahan tentang berkendara. CC motor yang digunakan memang diatas rata-rata tapi tetaplah bahwa berkendara dalam CC berapapun akan teramat menyenangkan.

Apa hubungannya sama blog ini ? Dalam video tersebut memang segala sesuatunya terlihat ideal dan jauh dari hiruk pikuk lalu lintas dalam kota. Gw cuma mengajak rekan dan rakyat bikers untuk melihat bahwa berkendara di jalan raya “seribet” jakarta hendaknya dinikmati apa adanya. Berjalan cepat diatas 80 km/jam saat malam ataupun bergerak lambat dibawah 40 km/jam sama menyenangkannya saat kita memang benar-benar menikmati perjalanannya. Ada ungkapan turing “it’s the journey , not the destination” ,  layaknya ungkapan tersebut tertanam saat kita berkendara. Akan tambah nyaman bila juga menghargai rambu-rambu lalu lintas, hormat-menghormati antar pengguna jalan raya dan menekan emosi / menang sendiri saat bergelut di jalan raya.

 Coba deh .. karena gw pun selalu menikmati perjalanan gw dari Bekasi – Daan Mogot PP.

RIDE SAFE !!