Ketidakdisiplinan para pengendara

JAKARTA, KOMPAS – Setiap bulan ada sekitar 300 pengendara sepeda motor
meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jakarta. Penyebab
utama adalah ketidakdisiplinan para pengendara dalam berkendara.

Kepala Bidang Kajian Transportasi Universitas Trisakti Fransiscus
Trisbiantara mengatakan, sebagian besar dari mereka adalah pencari
nafkah yang tergolong dalam usia produktif. Demikian terungkap dalam
konferensi pers mengenai evaluasi transportasi di Jakarta selama tahun
2007 yang diselenggarakan oleh Institut Studi Transportasi (Instran),
Senin (31/12).

Kematian pengendara usia produktif itu dikhawatirkan memunculkan
masalah sosial, yaitu bertambahnya angka penduduk yang terancam
telantar. Mereka yang telantar adalah keluarga dari korban kecelakaan
lalu lintas tersebut.

Kajian yang ditemukan Dewan Transportasi Kota Provinsi DKI Jakarta
(DTKJ) mengungkapkan, lebih dari 50 persen korban itu tidak memiliki
surat izin mengemudi (SIM). Oleh karena itu, Trisbiantara menganjurkan
agar pihak kepolisian lalu lintas meningkatkan razia pengendara motor
secara berkala.

Trisbiantara meminta kepolisian memperketat proses pembuatan SIM. Ia
menilai selama ini pembuatan SIM dianggap terlalu mudah. Dengan
demikian, siapa pun dapat memperoleh surat izin tersebut tanpa
memerhatikan keterampilan berkendara calon pemegang SIM.

Ia juga berharap pemerintah provinsi kembali merancang pembuatan jalur
khusus sepeda motor yang sempat mengemuka. Menurut dia, jalur khusus
tersebut sangat diperlukan, mengingat pertumbuhan jumlah pengguna
sepeda motor yang tidak terkendali.

Kemacetan

Mantan anggota Komisi IV DTKJ ini mengatakan, maraknya pembangunan mal
di sudut persimpangan jalan (junction mall) akan menimbulkan
titik-titik kemacetan baru jika tidak diperhitungkan kapasitas dan
arus masuk-keluar kendaraan di mal tersebut. Oleh sebab itu,
pembangunan mal baru harus disertai dengan perencanaan penataan
transportasi pada awal pelaksanaan proyek.

Kemacetan juga bisa dikurangi dengan menata pedagang kaki lima dan
parkir di badan jalan. Berdasarkan perhitungan Trisbiantara, pedagang
kaki lima dan parkir mengurangi lebar jalan hingga 30 persen.

Menanggapi rencana Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo yang akan membangun
enam ruas jalan tol di tengah kota, Direktur Instran Darmaningtyas
berpendapat, hal itu tidak akan memecahkan masalah kemacetan.

Menurut dia, dalam jangka panjang, ketersediaan jalan tol tengah kota
justru merangsang pengguna jalan untuk membeli kendaraan pribadi. Hal
itu akan menimbulkan masalah kemacetan yang lebih hebat dalam tiga
hingga empat tahun ke depan.

Seharusnya Pemerintah Provinsi DKI mengoptimalkan penggunaan sarana
transportasi massal yang sudah ada selama ini, misalnya bus jalur
khusus (transjakarta).

Kenaikan tarif bus bisa saja dilaksanakan bila sistem keuangan
perusahaan pengelola sudah terjamin transparansi dan akuntabilitasnya.
Apabila tarif sudah bisa dinaikkan, subsidi pemerintah dialihkan untuk
meremajakan bus-bus kota yang ada sehingga pengguna kendaraan pribadi
mau beralih menggunakan angkutan massal.

Separator

Darmaningtyas menyatakan keberatan jika separator jalur bus
transjakarta dihilangkan. Ia beralasan, meskipun sudah dipasang
separator, jalur bus khusus itu sudah sering diserobot kendaraan lain.
“Apalagi kalau tidak ada separator,” ujarnya.

Penyerobotan jalur itu menyebabkan kemacetan bagi angkutan massal yang
semula dirancang untuk bebas macet itu.

Darmaningtyas khawatir, orang yang semula sudah bersedia menggunakan
bus jalur khusus akhirnya berpindah kembali ke kendaraan pribadi
karena sama-sama mendapat kemacetan. (A07)

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0801/02/metro/4114752.htm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: