Pilih Kualitas Atau Gegar Otak

Data Kepolisian pada 2003 jumlah kecelakaan lalulintas 13.399 kejadian. Sebanyak 70% (9.386) melibatkan motor. Kecenderungan terus meningkat pada 2004 sebanyak 17.732 kali, 80,21% melibatkan motor.

Artinya dari 10 kecelakaan 8 kejadian menimpa roda dua. Parahnya, dari data itu 1 dari 3 pengendara yang terluka mengalami cedera kepala alias gegar otak. Ih…. ngeri.

Bukan bermaksud menakuti tapi ini adalah fakta di lapangan. Artinya, soal keselamatan diri dalam berkendara, bikers termasuk golongan rendah. Dari data itu bisa diambil kesimpulan, penggunaan helm juga cenderung diabaikan. Padahal soal penggunaan helm sudah diberlakukan sejak 1986.

Pihak-pihak yang berkompeten sudah melakukan langkah itu. Menteri Perhubungan dan AISI pada hari Selasa silam (19/4) mengadakan pertemuan konsultasi dengan topik Peningkatan Keamanan Berkendara.

“Sebagian besar kecelakaan karena kesalahan pengendara. Karenanya kampanye dan pendidikan massal diharapkan membantu menurunkan tingkat kecelakaan lalulintas yang melibatkan motor,” jelas Ridwan Gunawan, Ketua Asossiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) membocorkan pertemuan itu.

Soal keselamatan pengendara jadi perhatian serius berbagai kalangan. Pengamat otomotif, Prof. Dr. Rahardi Ramelan menilai, “Penting dilakukan yakni disiplin berkendara. Ini masih sangat lemah. Banyak yang menganggap penggunaan helm sebagai aturan atau perintah penguasa. Bukan atas kesadaran akan keselamatan diri,” jelas Guru Besar ITS Surabaya.

Yang terjadi saat ini, meski sudah pake helm. Tetapi kualitas pelindung kepala masih diragukan. Lihat saja, masih banyak yang seliweran pakai helm cetok, helm proyek atau helm plastik.  

“Sudah waktunya helm yang tak memenuhi standar dilarang produksi. Karena merugikan masyarakat dengan memberikan perlindungan semu,” tambah Ridwan.

Namun menurutnya, negeri ini lemah soal pelaksanaan. Alasannya jangan sampai mematikan usaha kecil. “Saya berpendapat sudah waktunya kita mengharuskan dan melaksanakan peraturan SNI bagi semua helm yang diproduksi dan diimpor ke Indonesia,” tegasnya. 

Jadi, mari mulai sekarang pakai helm berkualitas atau maut menghadang.
(Sumber : Motorplus-online.com)

2 Responses

  1. gw pake airoh sv-55 8)

  2. wah ………. keren om Edy, gue cuma modal INK full face🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: